Sunday, 6 August 2017

kisah hidup pria yang tragis ini menjadi cerita. setelah ia menjadi satu-satunya orang yang masih hidupsetelah pergi minum


sebenarnya, dia telah terkenal karena selalu membuat masalah dan dihukum karena hal itu. pria bernama ludger sylbaris ini bekerja sebagai buruh di kota saint-pierre karibia.

kejadian ini terjadi pada tanggal 7 mei 1902. malam itu dia pergi keluar kota untuk minum. dia membuat kerusuhan dan memukul seorang pria. hal ini membuatnya dimasukan keruang isolasi tahanan. diruang isolasi tanpa satupun jendela selain celah pintu polisi menghukumnya untuk memberikan pelajaran.

namun hal ini lah yang kemudian menyelamatkan hidupnya. karena. keesokan harinya sebuat gunung berapi pelee yang terletak dekat dengan kota saint-pierre meletus. gunung berapi tersebut membuat ribuan penduduk meninggalkan pedesaan dan berlindung di kota.

hal ini ternyata merupakan kesalahan fatal. saat gunung berapi meletus, membawa kehancuran yang sangat besar bagi kota Saint-pierre dan menewaskan lebih dari empat puluh ribu orang.

letusan gunung pellee yang membawa gelombang tekanan melebihi 1000 derajat celcius meratakan setiap bangunan didaerah tersebut. korban meninggal dikarenakan tertimbun bangunan runtuh dan mati lemas, serta terbakar oleh hawa panas.

beberapa hari setelah letusan tersebut, tim evakuasi mendengar jeritan menangis minta tolong dari ruang isolasi Sylbaris. sylbaris ditemukan selamat dengan luka bakar. selnya menjadi tempat teraman di pulau itu dan menyelamatkan hidupnya.

dia menceritakan kejadian tragis tersebut, untuk menyelamatkan dirinya dari hawa panas. dia kencing pada pakaianya dan menutup celah pintu dengan pakaian tersebut. Sylbaris kemudian menjadi perbincangan banyak orang karena merupakan satu-satunya orang selamat dari peristiwa letusan gunung tersebut.

kemudian sylbaris diampuni kejahatanya dan bekerja pada sirkus. dia terkenal sebagai peninggalan hidup dan orang yang melalui kiamat. dia menceritakan kisah bertahan hidupnya dan menunjukan bekas luka yang membuat takjub orang-orang yang mendengarnya.

Previous Post
Next Post

0 comments: